Follow Us @soratemplates

16 Nov 2017

TIME SERIES (2) KONSEP DASAR

November 16, 2017 2 Comments

Hallo everyone!

Kali ini, gw bakalan share ilmu yang gw dapet dari kelas kuliah. Here it’s…

TIME SERIES (TS) / ANALISIS RUNTUN WAKTU


Naah. Coba lo cek tulisan gw sebelumnya tentang peta konsep dari TS sendiri. Gw harap apa yang gw tulis ni bakalan berguna buat kelen semua dan tentunya bermanfaat buat gw dalam rangka mengingat materi-materi kuliah yang beneran gw kalo mau jujur, TS itu makul yang ahh.. you know right?

Bahasan gw kali ini bakalan bahasa-bahasa gaul getoh (bahasa ibukota) yang gw harap bakalan ngena apa yang gw maksud ke kelen semua yak karena gw sadar banyak buku yang bahasa-nya behh too formal (gw rasain sendiri gimana rasanya baca buku dengan bahasa orang dewasa yang kadang susah dimengerti kaya bahasa doi #halah). Semoga bermanfaat! Jangan lupa klik “LANGGANAN -dipaling atas” yaaa biar gw makin semangat lagi buat tulisan-tulisan ilmiah gini depada harus curhat yang mewek-mewek hehe. Okey then, cekidott!

1 KONSEP DASAR


Nah buat bahasan 1 ini, gw mau kasih liat lagi poin-poin yang bakalan gw bahas.

Gambar 1. Poin2 cantik
 A. JENIS DATA

Di peta konsep sebelumnya (klik disini), lo tau kan, kalo jenis data ntu ada 3 ya. Nah salah satu nya adalah Time Series (TS). But gw bakalan jelasin satu-satu dari apa yang gw tau.

1.     Cross Section (Data silang)
Pengertian : nilai variabel yang dikumpulkan pada 1 waktu yang sama dari beberapa individu

Ex.
·         Tabel berat badan anggota kelas bulan November 2017

Gambar 2. Berat badan anggota kelas bulan November 2017 

·         Data mikroekonomi seluruh Provinsi di Indonesia pada tahun 1998

2.     Time Series (Runtun Waktu)
Pengertian : nilai variabel dari suatu individu (perorangan, negara, daerah, perusahaan) yang disusun menurut urutan waktu

Ex.
·         Household Comsumption (HHC), private consumption (PC), government consumption (GC) dll yang diurut mulai dari Semester 1 tahun 1998 s/d Semester 3 tahun 2016
·         Tabel jumlah penduduk Indonesia tahun 1990-2010

Gambar 3. Jumlah Penduduk Indonesia Tahun 1990-2010




3.     Data Panel (Pooled Data)
Pengertian : gabungan time series dan cross section dan mencakup banyak individu

Ex.
·         HHC, PC, GC dll untuk semua provinsi di Indonesia dari tahun 1993-2008
·         Tabel jumlah penduduk semua provinsi di Indonesia dari tahun 1971-2010

Gambar 4.  Jumlah Penduduk Semua Provinsi di Indonesia dari Tahun 1971-2010




KEY NOTES :
Nah jadi yang perlu lo inget adalah :
o   Data TS gabisa langsung di run, tapi harus di-treatment dulu
o   Minimal series untuk data TS adalah 50 series (misal nih bentuk data nya itu tahunan, berarti lo harus punya data minimal 50 tahun ke belakang gitu)
o   Ngomongin tentang running data, data yang bakalan lo run harus bersifat STASIONER
o   Data Stasioner : kondisi data yang tidak dipengaruhi dirinya sendiri di masa lampau
o   Gini deh cara gampangannya lo liat ini ya contohnya :

Gambar 5. Data Stasioner


Lo liat bahwa data stasioner itu nilai tengah-nya sama yak. Begitu pula kalo kita liat dari mean-nya. Mean yang lurus begitu itu namanya mean stasioner.

Nah buat bahasan stasioner strong sama lemah.. eh weak. Kita bahas buat artikel selanjutnya yaa.. J

Gambar 6.  Data Tidak Stasioner


Kalo diliat-liat data tidak stasioner itu.. Menarik. Ya ga? Yap dia punya trend. Maksud dari trend jadi tuh tahun 2015 dipengaruhi tahun 2014 (kalo di tahun 2014 naik, ya otomatis tahun 2015 naik juja). Or.. Kalo naik ya naik, kalo turun ya turun gitu.

B. KOMPONEN DATA TS

Data TS yang lo punya kalo didekomposisikan/ diuraikan, dia bakalan punya 4 komponen yaitu :

Gambar 7. Komponen data TS


1. Trend (kecenderungan)
o   Deret waktu yang berisi observasi data yang mewakili peningkatan/ penurunan di sepanjang periode waktu
o   Nilai rata-rata berubah setiap waktu
o   Hal umum pada deret waktu ekonomi

Ex.
·         PDB (Produk Domestik Bruto)
·         IHK (Indeks Harga Konsumen)          
·         Kurs Valuta Asing

2. Cyclical (Siklus)
o   Fluktuasi gelombang disekitar trend
o   Muncul saat observasi data memperlihatkan kenaikan/ penurunan pada periode yang tidak tetap
o   Cenderung berulang pada periode jangka panjang
o   Sulit dijelaskan dengan model karena pola yang tidak stabil dan fluktuasi beragam

Ex.
Penjualan Produk : mobil, baja, peralatan utama lain

3. Seasonal (Musiman)
o   Deret waktu dengan pola perubahan yang berulang dengan sendirinya pada periode waktu tertentu (misal kuartalan/ triwulanan pada tahun tertentu, atau harian pada minggu tertentu)
o   Muncul apabila observasi data dipengaruhi faktor musiman

Ex.
·         Permintaan kain wol di USA (bakalan naik kalo musim dingin dan bakalan turun kalo musim panas)

4. Irregular/ Random
o   Kenyataannya sulit diprediksi

Ex.
·         Karena adanya perang, bencana alam dan sebab-sebab unik lain yang sulit untuk diduga

Umm.. Mulai menarik yaaa. Untuk artikel selanjutnya kita bakalan bahas tentang Dekomposisi Time Series (klik disini)


TIME SERIES (1) PETA KONSEP

November 16, 2017 0 Comments
PETA KONSEP

            Hal pertama yang harus lo pegang menurut gw adalah ini:
Ps. Ini bahasa lo-gw terinspirasi dari one of my best pupil, Rizkun, bisa diliat blognya yang katanya melu2 gw … Ni blog-nya Rizkun. But dari itu semua bodo amat lah. Time series yang gw maksud ya disini haha (meskipun isinya sama). Peace rizkun gw yang cantiq <3 o:p="">


Gambar 1. Analisis Runtun Waktu in General




Gambar 2. Running data With Time Series

Nb. Karena gw adalah manusia biasa yang lagi belajar dan sesuai dengan perkataan Sufyan Ats Tsauri berkata bahwa,

Ilmu semakin kuat di benak jika diamalkan. Jika tidak, ilmu itu lambat laun akan hilang.

Mengamalkan ilmu lebih mengokohkan hafalan. Lebih dari itu, mengamalkan ilmu akan semakin mendapat taufik oleh Allah pada ilmu lainnya, juga mengamalkannya semakin menolongnya membedakan antara  yang benar dan yang keliru. Allah Ta’ala berfirman,

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آَمَنُوا إِنْ تَتَّقُوا اللَّهَ يَجْعَلْ لَكُمْ فُرْقَانًا
Hai orang-orang beriman, jika kamu bertaqwa kepada Allah, Kami akan memberikan kepadamu Furqaan (membedakan antara yang hak dan batil)” (QS. Al Anfal: 29).

وَالَّذِينَ اهْتَدَوْا زَادَهُمْ هُدًى وَآَتَاهُمْ تَقْوَاهُمْ
Dan oraang-orang yang mau menerima petunjuk, Allah menambah petunjuk kepada mereka dan memberikan balasan ketaqwaannya. (QS. Muhammad: 17).

Semoga Allah memudahkan kita dalam menuntut ilmu, amal dan dakwah. Makasih bang yang udah share video-video kegitu jadi gw sadar betapa pentingnya kita mengamalkan ilmu! (Cek video hafalan inspirasi gw disini)

Biar ni otak bisa lanjut terus ngamalin ilmu kuliah sampai kerja ga lupa2 jadi gw tulis disini sembari menyebarkan ilmu yang gw peroleh di bangku kuliah. Dan I will be glad if u also share what you hve with me also J

Untuk pembahasan selanjutnya adalah Konsep Dasar! Yuk next J


30 Mei 2017

The Miss

Mei 30, 2017 0 Comments

Do you ever feel just like miss someone a lot? Ya. Begitulah aku. Tapi kurasa semua orang juga pernah merasakannya, sepolos apapun dia.

Semakin lama tidak jumpa, semakin hilang pula nyawa yang dari dulu sudah kurakit bersamanya. Tidak pernah satu kata cinta terucap dari mulutku juga dirinya tidak pernah sekalipun untuk menyampaikan kata itu. Entah sudah berapa ribuan kata puitis telah kurangkai menjadi ulasan kata percuma. Tidak dibaca lagi oleh ku setelah aku membuatnya. Hanya jejeran kata dan huruf yang saling merangkai berharap penulisnya kembali merangkai persahabatan dengan seseorang yang sudah dekat dikenalnya.


Aku. Bukan pula sosok orang yang gampang bergaul dengan dunia luar. Aku hanya takut. Aku takut ketika aku datangi dunia itu. Dunia yang seharusnya kudatangi sama seperti anak anak sebaya denganku. Aku takut jikalau samai terjerembab disana. Dunia dimana hati seorang wanita diperjual-belikan. Sungguh munafik.

Anyway Ramadhan Mubarak 😉😉

3 Mar 2017

Oh, Hello Sister!

Maret 03, 2017 2 Comments
Teruntuk adikku sayang...
Tersenyumlah.
Iya yang manis lah.
Kurang lebar sayang!
Hmm.. Kamu sama sekali tidak tersenyum.
Bengong mungkin.
Mmm.
Ok.
Tatap mata mu dalam tulisan lekat-lekat dik. Ini kakak dalam dunia virtual. Tahukan kakak begitu menyayangimu?
Meskipun jarak kita terpisah ratusan mil atau bahkan ribuan mil suatu saat nanti. Atau bahkan kita terpisah dalam dua dunia berbeda di masa depan. Kakak disini sungguh sangat menyayangimu..
😊
Kakak tersenyum menuliskan ini.
Tapi tunggu. Ada bulir air di pipi kakak. Bisa adik sekakan?  Tidak apa tidak secara langsung. Membayangkannya saja sudah membuat kakak bahagia!
Hehe.
Ayolah tertawa. Ini kakak seperti orang apa ya.. tertawa sendiri.
Kakak rindu tertawa bersama kamu dik.
...

25 Jan 2014

Persaudaraan, Pengkhianatan, dan Kesetiaan Seorang Kawan

Januari 25, 2014 0 Comments

Judul Buku                  : Negeri di Ujung Tanduk
Pengarang                   : Tere Liye
Penerbi                        : PT. Gramedia Pustaka Utama
Tahun Terbit                : 2013
Tebal Buku                  : 360 halaman
Harga                          : Rp 55.000,00

Setelah sukses menghadirkan gebrakan awal yang sangat berkesan dalam karyanya yang berjudul ‘Negeri Para Pedebah’, kali ini Tere Liye meluncurkan novel sekuel keduanya yang berjudul ‘Negeri di Ujung Tanduk’ . Novel kali ini membawa dunia gemerlap suramnya politik sebagai sebagai latar belakang dan menghadirkan kisah masalah keluarga si tokoh utama yang berkaitan satu sama lain. Berikut kutipan indah dan puitis prolog yang menggambarkan gambaran awal bagi calon pembaca :
Di Negeri Ujung Tanduk
kehidupan semakin rusak,
bukan karena orang jahat semakin banyak,
tapi semakin banyak orang yang memilih tidak peduli lagi
Di Negeri Ujung Tanduk
para penipu menjadi pemimpin, para pengkhianat menjadi pujaan,
bukan karena tidak ada lagi yang memiliki teladan,
tapi mereka memutuskan menutup mata dan memilih hidup bahagia sendirian
Tapi di Negeri di Ujung Tanduk
setidaknya, kawan, seorang petarung sejati akan memilih jalan suci,
meski habis seluruh darah di badan, menguap segenap air mata,
dia akan berdiri paling akhir, demi membela kebenaran
          
Dengan hanya bersetting waktu selama 48 jam atau 2 hari 2 malam, rentetan kejadian menegangkan berhasil dikemas secara luar biasa oleh Tere Liye menjadi 360 halaman. Novel ini menceritakan perjuangan sosok seorang konsultan politik bernama Thomas. Singkat cerita, akhirnya ia bertemu dengan seorang klien politik berinisial JD yang akan mencalonkan diri sebagai seorang presiden. Sebuah pertemuan yang segera merubah sudut pandangnya 180º. Motivasi yang awalnya untuk meraup keuntungan sebesar-besarnya, berubah 180º untuk memperbaiki kondisi negara yang semakin bobrok, dikarenakan omong kosong ‘penegakan hukum’ yang JD usung terlihat sangat meyakinkan yang membuat pendirian egoisme seorang Thomas goyah dan berubah. Tetapi, tidak semudah seperti membalik telapak tangan, perjuangan memperebutkan posisi kursi nomer satu di negeri ini yang ditempuh ini jauh lebih berat dan tak terbayangkan. Mereka harus berhadapan dengan ‘mafia hukum’ yang tidak ingin calon presiden yang mereka usung menang.

Dimulai dari cerita Thomas yang sedang menghadiri konferensi politik di Hongkong, bertarung tinju di Makau, ditangkap di perairan Cina dengan tuduhan memiliki 100kg heroin dan sekarung senjata laras panjang, dijebloskan ke penjara, kabur dari penjara di Jakarta, tiba-tiba mendengar kabar bahwa kliennya, JD, ditangkap polisi dengan tuduhan korupsi mega proyek Gedung Olahraga, bertolak menuju Denpasar untuk meyakinkan peserta konvensi untuk tetap memberikan suara bulat untuk JD agar tetap maju menjadi calon presiden, kemudian kembali ke Jakarta mengatur pertemuan dengan para wartawan senior, pengamat politik, dan komentator untuk membentuk opini publik mengenai JD, lalu memenuhi undangan polisi bintang tiga untuk ‘menyelesaikan permasalahan’ di Hongkong. Tidak luput pula cara luar biasa Thomas dalam lolos di setiap penangkapan oleh oknum.

Sosok Thomas yang dihadirkan sebagai seorang yang cekatan serta mempunyai karisma dalam meyakinkan orang lain,  juga penuh rencana saat bertindak, pasti membuat pembaca segera jatuh cinta akan tokoh utama yang dihadirkan oleh Tere Liye ini. Lebih tepatnya menanamkan bibit-bibit ide dan membiarkannya tumbuh sendiri kemudian tersebar di pikiran orang-orang yang diajaknya bicara, seperti penggalan cerdas kata-katanya sbb :

“... Dia bersumpah akan memberantas hingga hingga ke akar-akarnya parasit hukum di negeri ini, orang-orang yang mempermainkan bahkan mengolok-olok hukum itu sendiri. Itu ide besar yang disukai banyak orang, sekaligus dibenci banyak pihak. Dari ketiga fakta itu, siapa yang melakukan serangan politik ini? Membunuh karakter klien kami? Jawabannya adalah kejadian ini jelas melibatkan konspirasi besar dari banyak pihak, orang-orang akan terganggu jika klien kami menjadi presiden. Aku akan menyebutnya dengan istilah mafia hukum. ... Mereka bergerak diam-diam, tidak terlihat oleh siapa pun. Bahkan yang lebih mengerikan lagi, boleh jadi ada teman profesi kalian yang menjadi anggota mafia ini.” (Hal. 140-141 ~ Ep. 13 ‘Mafia Hukum’)

“... Tidak boleh lagi calon presiden hanya ditentukan oleh mereka, elite politik. Kita semua pemilik partai ini, kitalah pemilik suaranya, maka kita sendiri yang akan menentukan nasib partai ini, bukan mereka.” (Hal. 237 ~ Ep. 21 ‘Faksi Konvensi Partai’)

Olahan bahasa cerdas Tere Liye akan membuat pembaca terkagum-kagum akan pemilihan kata dari seorang penulis ulung seperti dirinya meskipun pada awal pergerakan ceritanya nampak sedikit lambat. Tetapi berangsur angsur pembaca akan dijejalkan rentetan kejadian yang tidak akan disangka-sangka. Seperti suasana tenang yang diceritakan ketika berada di kapal pesiar baru milik Thomas bersama Opa dan Kadek-orang kepercayaan serta seorang wartawan review politik mingguan bernama Maryam yang juga turut serta berada dalam kapal tsb setelah susah payah mengejar jadwal Thomas yang penuh, kemudian mendadak berubah dengan dikejutkan dengan kedatangan sekelompok pasukan berpakaian taktis yang mendorong mereka dengan senjata. Anehnya, pasukan tsb menemukan sejumlah besar bubuk heroin, senajata otomatis, granat, dan juga peledak mematikan di kapal miliknya. Segera Thomas menyadari, bahwa seseorang yang berkuasa tengah menjebaknya dengan tuduhan dan berusaha menjatuhkannya.

Hal ini memang berkaitan dengan pekerjaannya sebagai seorang konsultan keuangan profesional. Dia sedang membantu seorang politikus berinisial JD yang menjadi kandidat terbaik pemilihan presiden. Dari hal inilah kemudian muncul pihak yang kontra akan klien yang Thomas miliki.

Tidak berhenti sampai sana, Tere Liye menghadirkan masalah baru kembali, dimana Thomas harus dikejutkan  dengan berita bahwa klien politiknya ditangkap atas tuduhan korupsi besar-besaran yang membuat status JD sebagai kandidat calon presiden dipertanyakan. Namun Thomas tidak langsung berhenti sampai situ. Dia mati-matian membela kliennya karena menurutnya JD adalah orang yang memang pantas untuk menjadi orang nomer satu di Indonesia. Satu dari sekian “omong kosong” paling meyakinkan yang dilontarkan JD yang memutuskan Thomas untuk menawarkan diri bantuan politik sebagai konsultan energi adalah :
“... Kita harus menyadari hal ini. Kita sebenarnya sedang berperang melawan kezaliman yamg dilakukan kita sendiri dan orang-orang di sekitar kita yang mengambil keuntungan karena memiliki pengetahuan, kekuasaan, atau sumber daya. Jika kita memilih tidak peduli, lebih sibuk dengan urusan masing-masing, nasib negeri ini persis seperti keranjang telur di ujung tanduk, hanya soal waktu akan pecah berantakan. Ini negeri di ujung tanduk, Thomas” (Hal. 116 ~ Ep. 11 ‘Siapa yang pantas dibela?’)

Dikejar-kejar oleh waktu yang terus berjalan, ia harus berhasil meyakinkan anggota partai sebelum konvensi partai besar dibuka. Mafia hukum yang tersembunyi itupun terus berusaha menangkapnya dengan berbagai macam cara dan selalu Thomas berkali-kali pula lolos dari jebakan tsb dengan dibantu oleh banyak rekan yang mempercayai dan mendukungnya, seperti, Maggie, sekertaris sekaligus orang kepercayaannya yang berperan banyak dalam menggali informasi-informasi penting.. Sebelumnya Thomas sudah pula mencari suara dari para wartawan dimana disinilah ia menyebut pertama kali kata ‘mafia hukum’ dengan penggambaran yang luar biasa masuk akal :
“... Dia bersumpah akan memberantas hingga hingga ke akar-akarnya parasit hukum di negeri ini, orang-orang yang mempermainkan bahkan mengolok-olok hukum itu sendiri. Itu ide besar yang disukai banyak orang, sekaligus dibenci banyak pihak. Dari ketiga fakta itu, siapa yang melakukan serangan politik ini? Membunuh karakter klien kami? Jawabannya adalah kejadian ini jelas melibatkan konspirasi besar dari banyak pihak, orang-orang akan terganggu jika klien kami menjadi presiden. Aku akan menyebutnya dengan istilah mafia hukum. ... Mereka bergerak diam-diam, tidak terlihat oleh siapa pun. Bahkan yang lebih mengerikan lagi, boleh jadi ada teman profesi kalian yang menjadi anggota mafia ini.” (Hal. 140-141 ~ Ep. 13 ‘Mafia Hukum’)
        
            Disusul penyergapan oleh serombongan orang bersenjata lengkap di kantor Thomas yang sontak membuatnya kalang kabut. Ia bersama Maryam digiring ke kantor kepolisian. Penulis kembali memunculkan tokoh baru, kawan tandingnya dulu, Rudi yang menjabat sebagai komandan kompleks pelatihan. Meskipun berada di situasi yang sulit, Tere Liye menghadirkan sosok Thomas yang santai :
            “Kau gila, Thomas. Bagaimana aku bisa tidur dalam situasi seperti ini?”
          “Mudah. Bayangkan saja kau memiliki peternakan domba besar, pejamkan mata, bayangkan kau menghitung domba-domba lucu tsb” (Hal. 217 ~ Ep. 20 ‘Sakit Perut dan Pesawat Militer’)


Selalu ada 3 versi dalam sebuah kejadian: versiku, versimu, dan FAKTA. Nah, seolah fakta terpisah dari dua persepsi ini. Fakta adalah fakta. Persepsi bisa jadi mengandung sedikit, separuh, atau sebagian besar fakta. Bisa jadi sama sekali tidak.

Yeay. My recomended books!

Cara Membuat Titik-titik Otomatis Daftar Isi

Januari 25, 2014 0 Comments
Dalam membuat sebuah makalah, buku, ataupun yang lainnya pasti membutuhkan daftar isi, untuk mempermudah pembaca menemukan intisari halaman pada karya tulis yang akan dibacanya. Berbicara mengenai Ms. Word, aplikasi komputer yang satu ini merupakan yang terbaik dalam hal pengolahan kata. Hampir semua orang di dunia dalam mengetik untuk mengerjakan tugas, membuat laporan, ataupun yang lainnya menggunakan aplikasi milik Microsoft ini. Soo, buat adik-adik seperguruan yang lagi sibuk banget buat KTI, kembali hadir.. Ini diaa.. Chekidot! (Check it out! -_-)

1. Bukalah Microsoft Office Word komputer sehingga muncul lembar kerja yang masih kosong. Dan, pastikan bahwa menu Ruler telah aktif. Jika belum, silahkan : Klik ribbon View lalu centang pilihan Ruler.


2. Setelah itu, ketik Daftar Isi pada awal paragraf yang di-rata tengahkan. Kemudian, pada paragraf kedua ketikkan Kata Pengantar. Lalu, klik pada area Ruler berwarna putih sehingga muncul tanda seperti huruf 'L' yang berwarna hitam. Buatlah tanda tersebut sebanyak 2 kali, dan aturlah posisinya seperti gambar berikut ini.


3. Berikutnya adalah klik 2 kali tanda "L" tersebut, sehingga muncul jendela tab seperti gambar dibawah ini.


Lalu aturlah sebagaimana berikut:
a. Pada bagian tab Stop Position & Default Tab Stop abaikan saja
b. Pada Alignment klik Right
c. Pada tab Leader pilih No. 2......
d. Klik tombol Set
e. OK

Sesudah melakukan langkah diatas, perhatikan bahwa tanda "L" diatas telah berubah posisi menjadi terbalik. Untuk lebih jelasnya, silahkan lihat gambar berikut.


4. Langkah selanjutnya, posisikan kursor pada Kata Pengantar. Lalu, klik tombol TAB yang terdapat di keyboard, maka dengan otomatis titik-titik tersebut keluar sampai tanda "L" yang terbalik seperti pada gambar berikut ini.


5. Selanjutnya, tekan tombol TAB kembali sehingga kursor meloncat ke tanda "L" yang kedua, dan ketikkan nomor halamannya

Setelah selesai membuat titik-titik dan mengisi nomor halaman pada Kata Pengantar. Anda tidak perlu lagi mengulangi langkah di atas, yang diperlukan adalah melanjutkan pengetikan elemen dari Daftar Isi tersebut, seperti Kata Pengantar, Cerita Masa Lalu, dan lain-lain disesuaikan dengan tema karya tulis yang Anda buat.

Okey. selamat mencoba. Semoga bermanfaat. Sukses untuk kita semua:)
Follow @almirajengg :))